Saya mencoba menulis sesuatu yang hingga hari ini bisa saya lakukan, memang tidak banyak hal yang bisa saya lakukan hingga hari ini, namun hingga hari ini saya sendiri tidak bisa memahami jalan yang telah didesain dan direncakanan Tuhan YME.
Setahun yang lalu, saya mendapat suatu hal yang luar biasa, setahun yang lalu tuhan memberikan pelajaran yang sangat berharga untuk saya, pelajaran yang bagi saya menjadi pelajaran arti sebuah kedewasaan dan pelajaran bagaimana menghargai nikmat dan waktu serta segalanya.
Hari ini, tuhan memberikan banyak lagi hal yang saya sendiri tidak mengerti bagian dari ujian atau bagian dari nikmat yang diberikan. Semoga saya bisa melaksanakan ini semua dengan baik. Beragam pelajaran setahun lalu bisa menjadi suatu bekal berharga bagi saya untuk kedepannya. Pelajaran tentang rasa syukur, rasa mensyukuri, pelajaran tentang kedewasaan, pelajaran tentang menghargai, dan tentunya pelajaran tentang hidup ini.
Hingga hari ini, saya mungkin tidak percaya, namun pada dasarnya inilah yang terjadi hingga hari ini.
Friday, September 16, 2011
Sunday, August 28, 2011
Semoga kita tetap menang!
Akhirnya ramadhan 1432 H bakalan segera berakhir.
Ada suka, ada pula duka.
Namun tentu sebagai seorang muslim kita patut merasakan kebahagiaan.
Sesaat lagi kita bakal kembali dalam keadaan fitrah, semoga.
Sepanjang ramadhan tahun ini banyak hal yang membuat saya semakin dekat sama Allah SWT.
Meskipun, ada beberapa hal yang membuat saya tidak bisa sepenuhnya merasakan indahnya ramadhan.
Karena, memang diluar dugaan ada beberapa kegiatan sepanjang ramadhan ini yang membuat saya sedih.
Namun, syukur alhamdulillah saya bisa bisa merampungkan beberapa hal yang jauh - jauh hari saya rencakan.
Tilawah Alquran, Sholat berjamaah, alhamdulillah bisa saya laksanakan sepanjang ramadhan tahun ini.
Kumpul bersama keluarga, yang merupakan kebahagiaan luar biasa, yang tahun lalu tidak bisa saya lakukan.
Semoga perjuangan ramadhan tahun ini tidak sia - sia.
Allah SWT masih bisa mempertemukan saya dan seluruh keluarga besar saya untuk bertemu ramdhan tahun depan.
Semoga juga segala amal ibadah saya, keluarga saya, dan seluruh orang - orang terdekat saya diterima oleh Allah SWT.
Semoga juga hal positif selama ramadhan bisa tertular dihari - hari selanjutnya setelah ramadhan ini.
Saya dan sekeluarga mengucapkan ...
Ada suka, ada pula duka.
Namun tentu sebagai seorang muslim kita patut merasakan kebahagiaan.
Sesaat lagi kita bakal kembali dalam keadaan fitrah, semoga.
Sepanjang ramadhan tahun ini banyak hal yang membuat saya semakin dekat sama Allah SWT.
Meskipun, ada beberapa hal yang membuat saya tidak bisa sepenuhnya merasakan indahnya ramadhan.
Karena, memang diluar dugaan ada beberapa kegiatan sepanjang ramadhan ini yang membuat saya sedih.
Namun, syukur alhamdulillah saya bisa bisa merampungkan beberapa hal yang jauh - jauh hari saya rencakan.
Tilawah Alquran, Sholat berjamaah, alhamdulillah bisa saya laksanakan sepanjang ramadhan tahun ini.
Kumpul bersama keluarga, yang merupakan kebahagiaan luar biasa, yang tahun lalu tidak bisa saya lakukan.
Semoga perjuangan ramadhan tahun ini tidak sia - sia.
Allah SWT masih bisa mempertemukan saya dan seluruh keluarga besar saya untuk bertemu ramdhan tahun depan.
Semoga juga segala amal ibadah saya, keluarga saya, dan seluruh orang - orang terdekat saya diterima oleh Allah SWT.
Semoga juga hal positif selama ramadhan bisa tertular dihari - hari selanjutnya setelah ramadhan ini.
Saya dan sekeluarga mengucapkan ...
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1432 H
MOHON MAAF LAHIR BATIN.
Wednesday, August 17, 2011
Umur 18
17 Agustus 2011
Dihari yang sangat bersejarah itu, ribuan harapan akan terbentang luas.
Memasuki detik - detik hari itu, pergolakan jiwa dan juga nurani semakin kencang.
Sudah barang tentu hari itu menjadi hari istimewa bagi saya, keluarga saya.
Dihari itu pula, bangsa ini terasa semakin istimewa.
Sebelumnya saya ucupkan dulu Dirgahayu Republikku, Tanah Airku ke - 66
Doaku, dan semangatku semoga akan terus meluncur untuk negeriku ini.
Engkau sangat luar biasa, dan betapa saya bangga ada di negeri yang indah dan permai ini.
Sepertinya beragam doa juga hadir ditengah - tengahku, tepat hari itu juga usiaku bertambah.
18 Tahun.
Bukan lagi usia anak - anak, atau usia pubertas, namun telah memasuki area DEWASA.
Tanggung jawab, tentu lebih besar.
Jika dulu saya masih merayakan ulang tahun dengan bahagia.
Tentu, hari ini saya merayakannya lebih bahagia lagi.
Tentu pula, saya merayakannya dengan lebih bijak, dewasa, tanggung jawab, dan ucapan syukur.
Kedepan, masih banyak harapan dan impian yang harus saya kejar.
Kedepan masih banyak tanggung jawab yang harus saya emban.
Kedepan pula, akan banyak rintangan dan gangguan yang harus selalu siap untuk saya hadapi.
Terima kasih kepada Allah SWT atas karunia usia ini, semoga saya bisa menjaganya, dengan terus beribadah dan bertaqwa kepadanya.
Terima kasih atas orang tua, dan keluarga yang terus mendukung saya.
Terima kasih atas kiriman doa dan ucapan teman - teman kepada saya.
Helmy Tanthawi, Dira, Tika, April, Camel, Heru. Terima kasih ucapnnya.
Beberapa hari saya tidak bisa login di FB, jadi maaf bagi yang ngucapin ulang tahun ke saya di FB. *sok GR
Terima kasih atas semuanya.
Selamat datang di USIA 18.
Dihari yang sangat bersejarah itu, ribuan harapan akan terbentang luas.
Memasuki detik - detik hari itu, pergolakan jiwa dan juga nurani semakin kencang.
Sudah barang tentu hari itu menjadi hari istimewa bagi saya, keluarga saya.
Dihari itu pula, bangsa ini terasa semakin istimewa.
Sebelumnya saya ucupkan dulu Dirgahayu Republikku, Tanah Airku ke - 66
Doaku, dan semangatku semoga akan terus meluncur untuk negeriku ini.
Engkau sangat luar biasa, dan betapa saya bangga ada di negeri yang indah dan permai ini.
Sepertinya beragam doa juga hadir ditengah - tengahku, tepat hari itu juga usiaku bertambah.
18 Tahun.
Bukan lagi usia anak - anak, atau usia pubertas, namun telah memasuki area DEWASA.
Tanggung jawab, tentu lebih besar.
Jika dulu saya masih merayakan ulang tahun dengan bahagia.
Tentu, hari ini saya merayakannya lebih bahagia lagi.
Tentu pula, saya merayakannya dengan lebih bijak, dewasa, tanggung jawab, dan ucapan syukur.
Kedepan, masih banyak harapan dan impian yang harus saya kejar.
Kedepan masih banyak tanggung jawab yang harus saya emban.
Kedepan pula, akan banyak rintangan dan gangguan yang harus selalu siap untuk saya hadapi.
Terima kasih kepada Allah SWT atas karunia usia ini, semoga saya bisa menjaganya, dengan terus beribadah dan bertaqwa kepadanya.
Terima kasih atas orang tua, dan keluarga yang terus mendukung saya.
Terima kasih atas kiriman doa dan ucapan teman - teman kepada saya.
Helmy Tanthawi, Dira, Tika, April, Camel, Heru. Terima kasih ucapnnya.
Beberapa hari saya tidak bisa login di FB, jadi maaf bagi yang ngucapin ulang tahun ke saya di FB. *sok GR
Terima kasih atas semuanya.
Selamat datang di USIA 18.
Tuesday, July 26, 2011
Kejujuran Hati
Tulisan kali ini seolah menjadi perjalanan baru dalam hidup saya. Ya, kehidupan di dunia ini tidak lepas dari rasa Sayang dan Cinta. Perasaan ini seolah datang dan tumbuh dalam diri kita. Datang dengan sendirinya, datang dengan keadaan seadanya.
Hati, tempat dimana cinta dan sayang itu tumbuh. Hati seolah menjadi elemen yang penting dalam kehidupan cinta dan sayang.
Hari ini, saya memahami lagi bahwa tidak mudah untuk mengungkapkan kejujuran hati, kita suka dengan siapa, cinta sama siapa, atau sayang sama siapa. Tapi lega rasanya saat kita telah menuangkan kejujuran hati kita, kepada seseorang mungkin atau yang lainnya. Jelas, aku merasakan itu semua.
Kejujuran hati saya kali ini sangat parah, memang saya masih belum bisa membukanya secara blak – blakan tapi saya telah sedikit berbicara kepada seseorang tentang hati saya. Mendapat respon memang, bahkan sangat cepat. namun, kejujuran hati saya berbeda dengan dia. Kita berkeluarga, bersaudara, tidak sepantasnya kita lebih dari itu. Lebih dalam terbawa emosi tentang perasaan dan cinta.
Monday, July 25, 2011
Perpisahan
Setiap pertemuan selalu berakhir dengan perpisahan, yah itulah yang sering terjadi di kehidupan ini, begitupula dengan saya yang selalu seperti itu. Setiap perpisahan saya selalu berkata “Awalnya kita berjumpa, dan tak selamanaya terus berjumpa, kita harus siap untuk berpisah”. Tidak semuanya memang menerima pernyataan saya, tapi ya itulah yang terjadi.
Perpisahan ini, menjadi perpisahan yang terberat sepanjang hidupku hingga hari ini. Berpisah dari keramahan, kebahagiaan, kebersamaan. Berpisah dari orang – orang yang sudah saya anggap sebagai keluarga baru, keluarga kecil saya. Menjadi sesuatu yang terberat tentunya. Apalagi, perpisahan itu terjadi saat saya baru sadar tentang perasaan saya kepada seseorang.
Ucapan perpisahan pertama saya sampaikan kepada keluarga yang menampung saya di sana, mereka menerima saya bagaikan seorang anak. Kedua saya ucapkan kepada Naufal, dia adalah teman pertama saya di sana, sebelum akhirnya kita punya kesibukan masing masing. Ketiga, kepada rekan saya di Laskar 17, temen sekelompok saya saat menjalani masa – masa ospek, mereka membuat saya sedikit bahagia di Jogjakarta. Hingga akhirnya saya bertemu dengan kawan – kawan lainnya.
Selama di jogja banyak hal yang tidak terlupakan, banyak banget yang kalau disebutkan satu persatu saya bingung dimulai dari mana, yang jelas masa ospek menjadi masa bahagia, kemudain saat aku bergabung di KMTF saya juga menemukan banyak hal yang menarik.
Perpisahan ini, juga sangat sedih karena kawan saya, Helmi Tanthawi. Dia menjadi teman sekaligus kawan yang luar biasa, selalu support saya, dan sangat bahagia bisa bertemu dia, berkawan dengan dia. Saya pikir, dia teman yang paling baik dengan saya.
Saya juga sedih dengan perpisahan ini, khususnya dengan rekan – rekan saya di Teknik Fisika. Heru prasetyo,dia orang yang paling dekat juga dengan saya, satu semester ini dia bagaikan ojek pribadi saya. Onky Setiawan, teman sedaerah saya, yang juga sangat baik dengan saya, kamarnya selalu saya ‘jajah’ untuk menonton TV. Masih banyak juga yang lain, apalagi genk cewek – ceweknya, selalu update sekali dengan gossip, dan saya pernah menjadi bahan gosipan mereka.
Perpisahan ini juga menyedihkan, cita – cita kita bersama untuk buat Club Bulutangkis terancam, buat rekan saya Andi Nusa di partner saya saat main ganda meskipun kita sering kalah. Buat rekan – rekan di LPKTA, yang sering saya duakan. Buat Humas BEM yang akhirnya saya tinggalkan. Buat KMTF yang menjadi tumpangan hidupan saya juga. Mereka adalah keluarga saya di Jogjakarta, yang selalu menghiasi kehidupan yang indah disana.
Selanjutnya, perpisahan ini seolah menjadi perpisahan yang menyedihkan, disaat saya entah jatuh cinta apa perasaan yang salah. Saya mulai tertarik sama seseorang, yang kemarin dimalam perpisahan dia sangat cantik, selama setahun baru kali itu saya melihat dia sangat cantik. Tapi sayang, saya tidak mengatakan itu kemarin, dan saya sangat sedih. Disini, saya ingin bilang kalau saya Jatuh Hati sama dia. Semoga kita bisa bertemu lagi nanti, dan ingin menjadi bagian dari hati kamu.
Perpisahan adalah hal yang paling tidak saya inginkan, tapi saya harus memilih. Saya selalu berkata bahwa hidup Pilihan. Yes, Life is a Option.
Friday, July 22, 2011
Akhirnya
Tulisan ini menjadi bagian yang mungkin selama ini menjadi pertanyaan teman - teman.
Semenjak kejadian rabu malam tanggal 29 Juni 2011, keberadaanku seolah menjadi misteri dan rahasia.
Beberapa kejadian yang sudah lama aku rencanakan berubah total.
Hingga akhirnya hari ini, sabtu 23 Juli 2011, saya putuskan untuk mengakhiri perjalanan ini.
Ya, akhirnya saya memutuskan untuk meninggalkan Jogjakarta, kota yang selama ini menjadi pelarian hidup saya.
Terima kasih.
Semenjak kejadian rabu malam tanggal 29 Juni 2011, keberadaanku seolah menjadi misteri dan rahasia.
Beberapa kejadian yang sudah lama aku rencanakan berubah total.
Hingga akhirnya hari ini, sabtu 23 Juli 2011, saya putuskan untuk mengakhiri perjalanan ini.
Ya, akhirnya saya memutuskan untuk meninggalkan Jogjakarta, kota yang selama ini menjadi pelarian hidup saya.
Terima kasih.
Monday, May 2, 2011
Mei,…..
Yes, akhirnya masuk juga di bulan ini, Mei 2011. Tidak terlalu penting memang, namun cukup ingin aku tulis dalam tulisan di blog kali ini. Terlintas judul yang aneh memang tapi yang jelas bulan ini menjadi salah satu bulan yang cukup penting. Hahahaha.
Kita mulai cerita dibulan ini, dengan sebuah curhatan colongan.
Bulan mei menjadi bulan paling penting, karena dibulan ini kembali saya harus memilih dua jalan, dua jalan yang berliku, dan memang sulit. Tahun lalupun seperti itu, bulan mei dilalui dengan memilih dua pilihan yang sama beratnya dan sama terjal sulitnya.
Tahun lalu, kehidupan pribadi, sekedar curcol, aku harus memutuskan sesorang demi mendapatkan seseorang yang lain, yang pada akhirnya, ditolak juga. Sampai aku nulis cerita ini, masih sendiri, karena ini pilihan, bukan sebagai keadaan. This not state function (dalam kuliah Termodinamika).
Kalau aku bercerita, bulan ini juga penting, karena memang bulan ini pertaruhan hidup kita. Karena sengaja saya nulis ini juga akan aku upload di facebook group SMA aku, maka aku akan sisipi tulisan kali ini dengan sebuah cerita motivasi. Cie…..
Cerita motivasi segera akan dimulai, silahkan para pengunjung untuk memasuki pintu 3.(dibaca dengan nada dan intensitas di bioskop kalau mau masuk dibioskop). Gag penting..
Kalau aku, dan mungkin semua yang baca tulisan ini, khususnya adik adik kelasku di SMA. Bulan ini menjadi penting. Segera semua yang kita lakukan akan mendapatkan hasilnya. Pasti kalian akan menemui jalan terjal dan sulit untuk menentukan pilihan pilihan yang banyak. Saat itu terjadi sama aku, sampai harus melakukan sholat istikharah (Ingat lagunya Pandji Pragiwaksono yang judulnya Penasaran). Mungkin itu perlu kalian lakukan. Tapi pilihlah apa yang memang menurut kalian itu yang kalian sukai.
Tidak mudah memang, tapi harus dilakukan. Pertama mungkin pejamkan mata, lihatlah dirikalian dalam hati yang dalam, rasakan rasakan hal hal yang kalian suka, dan pilihlah satu profesi yang analogi dengan apa yang kalian rasa itu yang kalian suka. Ini memang tidak saya lakukan dulu. Tapi saya mencoba untuk melakukan hal lain, yakni setiap mau tidur, selalu saya mencoba memejamkan mata dan merasakan setiap apa yang saya sukai. Perlahan profesi itu datang dengan sendirinya.
Kalau kembali saya bercerita tidak sulit memang memilih satu pilihan, dimana saat itu saya harus memilih UGM, dengan program studi Fisika Teknik. Saat itu pula, perasaan saya khawatir, sedih, bahagia, dan tidak tahu apa yang aku lakukan. Sekedar curcol lagi, bahagia karena yes, akhirnya aku terbebas dari cengkraman orang tua saya, bisa ngekost, hidup bebas mandiri, tapi tetep sesuai kaidah norma norma social. Khawatir, karena ternyata saya tipikal orang yang ‘homesick’.
Tapi dari proses itu semua, satu hal yang membuat saya tetap bahagia, meskipun orang tua saya tidak sebegitu bahagia dengan keadaan saya. Maaf orangtua saya menginginkan saya untuk jadi dokter, dan sayapun juga. Terlepas dari itu semua, ada rasa syukur yang luar biasa. Saat aku jalan ke kampus, memakai jaket almamater, terdapat logo UGM dikiri, dan begitu terseduh saat Hymne Gadjah Mada dinyanyikan, saat pertama kali disambut di lapangan GSP (Grha Sabha Pramana) oleh rector saat itu Pak Darmaji. Betapa bahagianya saya saat itu, saya tidak lagi dipanggil SISWA. Tetapi MAHASISWA. Mungkin itu yang kalian rasakan nanti, dan dirasakan oleh kawan kawan saya yang seperti saya.
yang jauh lebih bahagia adalah, saat saya menjadi bagian dari keluarga besar kampus saya, dimana kawan kawan yang seusia saya banyak yang tidak bisa mengenyam pendidikan seperti saya, PERGURUAN TINGGI. Itu pula yang kalian rasakan nanti. Syukur dan luar biasa bahagia, special for my mom and my dad, always love me and pray for me. Itulah yang mungkin menguatkan saya untuk tetap berada dalam keadaan ini, yang lagi – lagi ini ada pilihan bukan keadaan.
Kalau sampai saat ini saya masih dibilang kecewa karena gagal membuat orang tua saya melihat saya masuk di Pendidikan Dokter, tidak toh masih ada banyak jalan untuk membuat mereka bahagia. Tapi yang membuat saya kecewa adalah, kawan – kawan SMA yang dulu seperjuangan dengan saya. Tidak saya pungkiri mereka luar biasa ada dibelakang saya. Special for my friend, Eka Ridho, Probo, Grace, Rizal, Samsul, Yustin, Ovi, and etc. They so great for me. Namun, keadaan memang telah membuat kita berpisah, kita punya kesibukan masing masing, punya teman baru yang memang mau tidak mau memisahkan kita dan intensitas kita. Itu juga yang kalian rasakan nanti. Tapi Allah SWT sungguh maha adil, mereka menggantinya dengan teman teman yang juga luar biasa disini.
Dibagian akhir dari cerita ini, satu hal, kawan, sahabat alfian (pembaca blog), adik adik kelasku. Apapun yang terjadi sama kalian selalu berfikirlah bahwa itu bukan keadaan, tapi itu pilihan. Kalau kalian ternyata masuk di PTN A, padahal kalian ingin di PTN B. berfikirlah bahwa itu pilihan, karena ternyata kalian lebih memilih PTN A, meskipun kalian ingin di PTN B. Keadaan hanya akan membuat kalian stress dan tidak pernah berubah.
Kejarlah mimpi kalian, rebutlah apa yang memang kalian suka. Kalau kalian pernah liat film 3 idiots, betapa saya sangat kagum sama tokoh Rancho. Dia telah membuka banyak mata saya tentang arti sebuah ‘kesukaan’.
In end of this paragraph, I want give a motivation “Reach your dream, from your passion, god will give us the best for us. “
Subscribe to:
Posts (Atom)
