Monday, January 10, 2011

Buah dari SUBJEKTIFITAS


Akhirnya bisa nulis juga, semoga tulisan kali ini bisa meredam segala persoalan yang terjadi gara gara aku, hehehe. Trouble maker nih aku. Ini gara – gara statusku di sebuah akun jejaring social dan sebuah post yang aku tulis di sebuah group di jejaring social yang sama. Saat itu aku nulis gini, ini, status di akunku,
Saya merasa menjadi orang asing dalam keluarga besar SMA saya, padahal saya ini alumninya, tapi mengapa perlakuan kepada saya, saya dianggap sebagai orang asing, tamu,..

Dan ini post di Group jejaring social,
Tadi pagi, aku, andry, bondet,dkk datang ke SMAN 2 Sda, entah menurut saya aneh apa tidak, tapi sudah saya omongkan ke pak gie,. saya dan teman teman merasa menjadi orang asing, didalam keluarga kita sendiri, keluarga besar SMA kita, kita merasa menjadi tamu, yang untuk masuk kedalam rumahkita sendiri, kita harus izin,berbelit belit,dll. apakah ini wajr teman,
.
Tak beberapa lama setelah aku nulis status itu dan post itu, ada banyak komentar ada yang setuju dengan postingan aku, namun seminggu setelah itu ada yang kontra dengan postingan aku, biar aku luruskan.
Ceritanya begini, selasa 4 Januari 2011, aku berkunjung ke SMAku, tepatnya SMAN 2 Sidoarjo, berdasarkan info, gedungnya pindah, dulu saat aku sekolah ada di Jalan Kutuk Sidokare no. 411 Sidoarjo, tapi sejak senin 3 Januari 2011, gedungny sekolahnya dipindah di Jalan Lingkar Barat Sidoarjo, langsung aja aku meluncur kesana, saat itu aku ke SMAku buat izin sosialisasi, yah sosialisasi mengenani Jogjakarta, kebetulan emang aku kuliah di Jogja. Hari mungkin tidak beruntung, tidak ada orang yang bisa aku temui, kecuali pak Tadi, orang TU, dan Bu ermine guru agama, orang yang aku cari tidak ada, dan aku putuskan untuk balik kerumah dan kesekolah lagi besok, sebelum pulang ada kenang kenangan, foto.
Rabu, 05 Januari 2011, berkunjung lagi ke SMAN 2 Sidoarjo, niat dan tujuannya sama. Izin ke satpam dan sangat antusias sih satpam tersebut, memang saat itu aku bawa surat izin, dan kebetulan aku pakai Jas Alamamater kebanggan, hehehe. Langsung kan menuju orang yang aku temui, saat itu aku menemui Bu. Rahayu selaku Guru BK, langsung aja kan to do point, gini gini dan gini, pertama Bu. Rahayu sedikit pesimis boleh apa tidak, tapi setelah di lobi cukup a lot, diusahakan, hehehehe.

Saat mau pamitan balik, handphone bergetar, sebuah SMS dari kawan SMA ngajakin ke sekolah, langsung aja aku bales, nih aku juga udah di sekolah, akhirnya aku tunggu sampai dia datang, saat aku tunggu, aku bercakap cakap dengan Bu.Kurnia selaku mantan Wali Kelasku dulu, minta doa restu juga sih buat UAS, hehehe. Ketemu Bu.Uswatun juga Guru BK, juga ngomong masalah yang lain, ketemu Pak Gie, selaku pembimbing KIR, kebetulan hari itu ada pertemuan KIR sekalian ngisi, tapi ceritany gag aku ceritakan disini, karena kalau diceritakan disini, gag nyambung dengan maksut dan tujuannya. Ketemu, Bu Wid juga yang bahas masalah Grace, gag penting deh, ketemu adik kelas juga, yang langsung ngerubungi aku, secara lah artisnya SMA dulu, hehehe, dan saat itu aku disuruh masuk ke ruang guru, tapi berhubung aku sendirian ya malu lah, hehehe. Dari situ aku ke ruang tamu, duduk sendiri, dan saat itu ada adik kelas, kelas 2 kalau gag salah, kita ngobrol ngobrol disitu. Lumayan sih 5 menitan, dari situ, datang kepala sekolah, tak jauh dari ruang tamu duduk anak anak kelas 3, langsung dimarahi, karena mereka duduk duduk diarea ruang tamu, yang padahal mereka berstatus SISWA, dilarang duduk duduk diruang TAMU, kata kata keras itu keluar dari Kepala Sekolah dan langsung aja aku sontak sedikit khawatir dengan posisi berada yang juga di ruang tamu, saat itu ada pak gie lagi ngobrol dengan saya, huh, kejadian yang luar biasa aku alami. Nunggu lama, sih kawan lama datang, aku sms cepat datang, takut juga kena semprot dari Kepala Sekolah, hehehe, tapi saat itu, perasaanku nyadar, nih aku alumni, juga keluarga besar SMAku, tapi kog kayaknya aku tamu, orang asing, gag ada tempat buat aku, susah juga kan, bingungnya setengah mati, nih aku mau ngapain, kantin belum ada, dan tempat nunggu juga belum ada, akhirnya aku keluar, ngobrol ngobrol sama satpam sekolah, saat itu pak burhan datang, guru agama, salam, dan basa basi lainnya, serta ada pak rochim guru BK, dan basa basi juga, tak lama sih kawanku datang dengan gerombolannya dan rasanya tidak sopan penampilannya, saat itu ita mau izin masuk kedalam sekolah, sungguh aneh, kita dilarang masuk! What, apa yang terjadi ini,. Udah 2 kejadian aku alami, dikeluargaku sendiri,. Sebuah dilema bagi saya, batinku saat itu, setelah dilarang masuk, ya udah kita semua balik, dan kesal saat itu sepanjang perjalan pulang, sesampai dirumah baru aku nulis status itu dan ngeposting itu, entahlah ini kejadian yang aku alami, tetapi jikalau ada teman teman yang disambut hangat tidak seperti saya, saya bersyukur,..semoga kita para alumni diberi temapat di SMA kita dulu, kita juga meruapakan keluarga,keluarga besar SMAN 2 Sidoarjo,.semoga kejadian kejadian itu tidak terulang lagi, maaf untuk saya jikalau saya terlalu proaktif, dan tidak bisa bijak menilai masalah, koreksi atau comment jika perlu. Dan satu hal lagi, mungkin kondisi social mental juga berpengaruh, ya bisa dibayangkan, saya tinggal 600 km dari sidoarjo, tidak punya waktu banyak seperti teman teman lainnya yang berada di Surabaya – sidoarjo, yang kapanpun kalian bisa main ke SMA, tapi bagi saya kesempatan itu sangat terbatas, disaat saya punya kesempatan untuk itu, dan tanggapannya seperti itu, bisa dibayangkan betapa kecewanya saya, jauh jauh datang, dan berkunjung dengan tanggapan seperti itu. Mungkin benar kata Ajeng di postingannya,. Orang kita ini kan udah lulus, udah gag ada kepentingan disana, buat apa sih kita kesana, diuabah sedikit, tapi maksutnya sama. Jadi mungkin ini klarifikasi yang bisa saya berikan. Terima kasih.

Selesai.

Sunday, January 2, 2011

Pengalaman Pertama, MANCING!

Hahahaha, aku ketawa dulu ya, mau nulis nih cerita, hehehe.

Yup, ini diakibatkan, pengalam pertama buat mancing, ini, terjadi minggu, 2 Januari 2011, saat itu, gag ada kerjaan mau ngapain enaknya, kebetulan, saudarku mau ke kolam pancing, sekalian ngisi waktu libur tahun baru, nah dari pada bengong dirumah, udah jauh jauh dari jogja, ya udah ikut aja, sebenarnya, aku udah diajak teman teman buat mancing, bahkan saat SMA, kelas 2 dulu, kemarin aja pas 1 januari diajak buat mancing, tapi terus menolak dan menolak, entah setan apa yang terjadi saat itu, aku putuskan untuk ikut, dengan berbagai macam pertimbangan, hahha

Pertama ke tempat Delta Fishing, mungkin kalian yang berada di Sidoarjo ngerti, sesampai disana, huh, parah banget, nih ruame, ruame banget, dan akhirnya diputuskan gag mancing disitu, perjalanan menuju ke tempat pancing selanjutnya, disertai argumen argumen, kalau tuh kolam pancing rame gara gara banyak banget mainan anak anak, bahkan kalau menurut aku, lebih luas arena bermainnya dari pada kolam pancingnya, hahahha.

Menuju perjalanan selanjutnya, entah aku lupa apa nama tempatnya, lokasinya di Kalanganyar, Sedati,dekat dengan Bandara Juanda, Surabaya lah, disini, baru kolam pancing beneran, buanyak banget kolam pancingnya, dengan beragam fasilitas, ada yang bintang lima, atau sekelas motel juga ada, hahaha, nih ngomong kolam pancing apa tempat nginep sih, yup. Akhirnya, tiba disuatu kolam pancing, yang lumayan rame dibanding kolam pancing pancing yang lainnya, tempatnya teduh, dan luas,.mulai masuk kan ke tempat kolam pancing, bayar sewa pancing, Rp. 10.000,00 saat itu nyewa 4 pancing, dan 4 kursi, total 50rb an lah, habis nyewa, muter muter tempat kolam pancing, cari tempat yang uwenak, dan tiba di tempat yang lumayan banyak orang, akhirnya segala persiapan untuk mancing siap, dan byur, nih lebay baget  deh tulisan, pancing masuk ke air, aku mah gag bisa sama sekali, buang alat pancingnya, jadi saudaraku yang nyaiapin semunya, aku tinggal megang pancingnya,. hahahha. Nunggu, lama banget, hampir pusing kepala, gag dapat satu ikan pun, dan akhirnya dapatlah satu, kail bergerak, dan segera aku tarik alat pancingnya, dan apa yang terjadi, ikannya lepas, hahaha, dasar gag bisa mancing, sejak saat itu, praktis tidak ada satu ikanpun yang bisa terpancing, hingga satu jam lebih ada di kolam itu, dalam hati ini, ngomel ngomel, asem lama banget dapat dapat, ini kolam ada ikan apa gag sih,.

Dan sekitar pukul 2 siang, tiba dikolam pancing jam 11an, cuma dapat 5 eko, bayangkan 5 ekor, kita nyewa 50rb buat alatnya, dan cuma dapat 5 ekor, dan lebih paranhnya, satu ekor lepas saat di karung, hahahaha, praktis cuma dapat 4 ekor aja, hahaha. Nih, bodoh dan tolol deh, yang mancing, dan sekitar jam 2an siang, hujan deras menerpa tempat pancing, dan semua segela berberes untuk balik, udah capek, tapi but lumayan asyik sih, pengalam pertama mancing boy, tapi kalau diajak lagi, ogah ah, enak langsung jadi aja, ikan habis pancingan dibakar dan dimakan, hahahahaha

 Tempat Kolam Pancingnya,

Dapat Ikannya nih
 Pusing nunggu ikan, nih, lama banget deh, nges krim dulu aja lah,hahahha

Dapat ikan, awas nih, lepas lagi, hahaha.

Menunggu ikan kena kail nih, hehehe.

Friday, December 31, 2010

Ingatlah Hari Ini!

01 Desember 2010, saat itu masih ingat hari Rabu,. liat sebuah note kecil di handphone, dan tertulis "TRACER ALUMNI", sebuah tugas yang tidak berat, tidak ringan juga. Seperti biasanya, setiap Rabu, ada 2 matakuliah yang harus diambil, mata kuliah Praktikum di pagi hari dan Gambar Teknik sore harinya.
Kuliah berjalan seperti biasa, praktikum dan setelah praktikum tidak ada kegiatan, sebelum pukul 12 siang ada rapat koordinasi TRACER ALUMNI. Rapat membahas kesiapan seluruh aspek untuk proses TRACER ALUMNI ini, mulai dari sarana dan prasarana, informasi data, sistem pelacakan data, sistem entry data, evaluasi, waktu pencarian, dan segala aspek teknis yang akan kita lalui selama TRACER ALUMNI ini.
Semua yang ada dalam pikiran, langsung tertuju pada satu kata, SULIT. Pikiranku langsung tertuju satu kata itu, SULIT. Sebuah kata, kata yang cukup mengganggu pikiranku, namun, sebuah kata yang menjadi acuan diri, JANGAN PERNAH MENYERAH SEBELUM MENGETAHUI APA YANG KAMU LAKUKAN. Kata kata itu yang akhirnya menguatkan saya untuk melakukan pekerjaan ini.

Setelah rapat koordinasi usai, diputuskan TRACER ALUMNI dimulai dari tanggal 1 Desember dan berakhir 31 Desember, dari hari Senin - Jumat pukul 15.00 - 20.00 WIB serta Sabtu pukul 08.00 - 20.00 WIB diakhiri rapat evaluasi bersama ketua TIM, Gea OF Parikesit selaku WPJ Bid. Kemahasiswaan dan Alumni.
selesai rapat, intermezzo dulu. Kita, aku dan temenku meluncur ke acara FIB, entah apa tajuk acaranya, tujuan awalnya ingin makan kebab gratis. Sesampai disana, ternyata ada lomba makan kebab, gratis, dan kita semua berempat, masih ingat, Aku, Hasan, Onky, Amir. Kita ikutan lomba itu, pertama yang ikut sih Hasan, Amir, dan Onky. Dan keluar yang menang diputaran tersebut Hasan. Hasan lolos ke putaran Final.
Putaran selanjutnya dimulai, awalnya entah masih bungung sih panitia tidak ada yang ikutan, akhirnya temenku, sih Onky maksa aku untuk ikut, dan kepayang perut yang lapar memaksa ikut lomba tersebut, dan diluar dugaan, aku lolos ke putaran final. Putaran final dimuali, ada 3 orang, 2 dari Teknik Fisika dan 1 dari Sastra Jepang. Bisa dibayangkan betapa malunya, kita saat perkenalan kita dari Teknik Fisika.
Putaran final dimulai, dan tampillah yang menjadi juara, anak Sastra Jepang, sedangkan aku Juara 2 dan Hasan Juara 3. Selesai dari lomba tersebut, semua kembali ke jurusan, karena memang sebentar lagi ada Kuliah Gambar Teknik. Cukup lah intermezzonya, yang jelas kalau ingat itu, ngakak sendiri aku, hehehe.
Selesai gambar teknik, langsung ke tempat TRACER ALUMNI, saat itu masih berada di Lobby Atas Jurusan, dengan peserta yang terbatas, sarana yang terbatas, dan segala yang terbatas, praktis tidak ada yang bisa kita lakukan di hari pertama itu, kecuali makan aja, hahahaha. Kegiatan seperti berlanjut hingga hari kedua, dan tidak ada hasil yang bisa kita dapatkan, selain cerita horror saat itu, hahahaha.

Hari ketiga dan selanjutnya, kegiatan mulai berjalan optimum, kita ke basecamp yang semula memang sudah direncakana, bekerja dengan sebuah standar yang menurutku berbeda dengan SOP, standar operasinalnya,. praktis data yang kita dapatkan masih sangat minim. Hingga rapat evaluasi mingguan pertama dilakukan, semua unek unek kita utarakan, semua hasil kita sampaikan, dan semuanya berjalan sesuai rencana minggu minggu selanjutnya.

Hari demi hari kita lalui, bersama Indra, Leben, Onky, Hillary, Tika, Ofik, Ika, Dio, Mbak Chintya, Mas bagir, mas Fickard, Reza, Bemby, dan semuanya. Kita bekerja,penuh semangat, progress yang pesat, dan semua berjalan sesuai rencana, kebahagian tentu kita rasakan semua.
Disela sela itu semua, kita bercanda, kita ngengosip, bercerita, curhat, semua ada disitu. maaf ya ada yang ketinggalan sama Helmy juga,. hehehe. Cerita asmara, dosen, cerita tentang alumni, dan semuanya. Oh iya bagi yang belum tau Tracer alumni itu suatu pekerjaan pendataan alumni alumni yang ada di Jurusan Teknik Fisika, atau Teknik Nuklir.
Ada yang sampai harus disapa dengan mas, mbak, bapak, ibu, padahal kondisinya tidak sesuai dengan kita, kadang kita disindir, kadang kita dihina, dicela, dimarahi, dan lain lain, yang luar biasanya kita tetap bertahan dengan kondisi itu semua, sebelum akhirnya terjadi peristiwa itu, saat evaluasi mingguan kedua dilakukan, segala macam unek unek kita keluarkan, kita sudah bosan, kita sudah pesimis, kita sudah melakukan yang terbaik tapi hasilnya nol.
Progress tidak berjalan normal lagi, dan semuanya telah berada di titik nadir, titik keputusasaan, titik kelelahan, dan titik kejenuhan. hingga akhirnya ketua tim selaku WPJ Kemahasiswaan memberikan sebuah saran, membuat sebuah strategi baru, untuk meningkatkan strategi baru, strategi, sebuah strategi "KAMI BERJUANG KARENA HATI". Sebuah tagline, yang menurut saya sangat mengena, bahkan sebuah esai saya tentang itu cukup panjang. panjang banget.

"Kami sebuah tim, sebuah tim yang saling bahu – membahu, saling berkerja keras, saling bersatu, bergabung, berpeluh keringat, berfikir, bekerja, dan senantiasa berjuang. Kami adalah tim, sebuah tim, dan akan tetap menjadi tim. Kami memang ada banyak orang, ada banyak pendapat, ada banyak pikiran, pikiran yang berbeda,  dan kadang saling kontras. Tapi kami tetap jadi sebuah tim, tim yang selalu ada, kami bekerja ekstra untuk bisa jadi satu, jadi sebuah KESATUAN, dari banyak perbedaan. Sepanjang satu bulan ini, sepanjang 31 hari, di bulan 12, tahun 2010 ini. Kami ada, kami bekerja, kami menumpahkan segala kekuatan, kekuatan dari hati, kekuatan yang senantiasa tergelorakan yang tulus, untuk satu impian kami, impian bersama, impian sebuah tim, impian sebuah TIM!. Satu impian kami, kami ingin kita yang tercerai berai diluar sana, kembali bersatu, kembali hadir di tengah tengah kami, kami ingin menjalin kembali keluarga, keluarga besar kami. Kami yang ada disini, ingin mengajak, ingin, dan sangat ingin, menjalin kembali kekeluargaan kita. Kekeluargaan kita yang terputus, terputus dan tidak ada yang kembali menyatukan itu. Kami, sebuah tim yang bekerja dari hati nurani kami, berharap agar cita – cita dan harapan kami ini dapat terwujud. Kami berusaha semampu kami, sebaik mungkin untuk bisa menggapai cita – cita besar kami. Kami sebuah tim dari Keluarga Mahasiswa Teknik Fisika Universitas Gadjah Mada, ingin mengajak, bapak/ibu, mas/mbak, dan apapun itu, ingin mengajak kalian semua, untuk bergabung di keluarga besar kami. Kami tidak ingin, bapak/ibu, mas/mbak yang ada diluar sana, tidak merasakan kebahagian yang kami rasakan sekarang. Kami ingin mengajak untuk bisa bergabung bersama kami, yang saat ini menempuh studi yang mungkin dulu pernah dirasakan, merasakan, bagaimana kerasnya kehidupan di jogja, merasakan sukanya saat mendapat nilai A, merasakan duka disaat nilai kalkulus, atau nilai nilai mata kuliah lainnya E, disaat kita merasakan malu, saat kita harus duduk disamping adik angkatan kita, karena kita harus mengulang, dan masih banyak cerita cerita yang dulu pernah kalian rasakan, di sini yang saat ini kami rasakan pula. Kami membuat ini, membuat jalinan alumni ini dengan setulus hati, kami bekerja, meluangkan waktu, hanya untuk mengajak alumni – alumni kami, yang juga merupakan bagian dari keluarga kami, yang ada diluar sana, yang mungkin saat ini tercerai berai, yang mugnkin saat ini bingung, bingung karena merasa tidak nyaman, tidak ada tempat untuk berbagai, tempat untuk merasakan saat saat nostalgia di kuliah. Kami sadar, ini menggangu alumni, mengganggu kesibukan alumni, tapi jujur, kami peduli. Kami tidak ingin, kami disini sendiri, tanpa ada kalian, yang telah lebih dulu, ada disini, kami ingin kalian bisa bercerita dengan kami, berbagi dengan kami, seperti sebuah keluarga. Kami ingin jalinan ini tidak dianggap sebagai jalinan yang dirasa sebuah jalinan yang menganggu privasi, tidak teralgoritma, tidak sistematis, tidak formal, dan apapun itu. Kami hanya ingin, alumni – alumni, saudara, atau keluarga kami yang telah sukses, yang maupun tidak sukses, tetap ada, tetap terjalin bersama kami, disebuah keluarga TEKNIK FISIKA ATAU TEKNIK NUKLIR UGM. Kami punya impian, dan kami melakukan ini dari hati, kami ingin impian ini ada, dan jadi kenyataan. Terakhir, kami ingin, impian ini sama dengan impian bapak/ibu, mas/mbak yang dulu ada di sini. KAMI ADALAH KELUARGA DAN KAMI INGIN, TETAP MENJADI KELUARGA, BERSAMA KALIAN, YANG ADA DILUAR SANA.
-Alfian, Hillary, Amir-
Tim Jalinan Alumni Teknik Nuklir 1977 - 1981

Tagline itu yang akhirnya, membuat kita semua berubah, kita berjuang kembali, melakukan kegiatan lagi, melakukan semuanya dengan hati, dan peningkatan cukup signifikan kembali. Sampai akhirnya kita bisa lalui hari di TRACER dengan senyuman lagi, senyuman yang sangat indah, dan aku merasa ini adalah keluarga. Benar apa kata pak Gea selaku ketua TIM, istrihatalah saat lelah, dan berjuanglah karena hati.
Dari pekerjaan ini, saat aku tulis note ini, dihari ke 22 Tracer Alumni, targetkita masih setengah lagi, ada 1300 alumni dan "baru"250 yang terkumpul datanya, didelapan hari sisa ini, masih ada 8/30 harapan kembali untuk meraih mimpi kita semua, menyatukan 1300 alumni yang setidaknya mereka adalah keluarga kami semua yang ada disini.
Delapan hari sisa ini, tidak ada yang bisa aku ucapkan, terima kasih semuanya, terimakasih pak Gea, Terima kasih Mas Anton, Terima kasih Mbak Chin, Mas Bagir, Mas Fickard, terima kasih semuanya, onky, yang menebengi saya saat pulang dari Tracer, Helmi yang selalu bilang aku bola bekel, Dio yang khas dengan logat pelembangnya, yang agak risih ditelinga saya, Indar yang kocak dengan gayanya. Leben, yang asoy disetiap ucapannya, dan Reza yang selalu sedia setiap kami keroncongan.
Kenangan 30 hari yang tak pernah aku lupakan bersama kalian, meskipuan, selama 30 hari itu, kadang kita lelah,letih, capek, frustasi, tapi lebih yang aku rasakan semoga kalian rasakan pula, kadang kita bahagia, bersorak gembira, bahkan kadang kita melakukan kegiatan yang berlebihan, hahahaha. Masih ingat mungkin video dua maut mbak Chin dan Helmi, foto asoy saat kita makan, atau bahkan saat kita letih wifi putus dengan main pingpong, yang sebenarnya kita sendiri tidak tahu cara mainnya.,
Dengan sekenanya kita mukul bola pingpong, dengan sekenanya kita buat aturan, dengan sekenanya kita tertawa lepas, bahkan keringat kita bukan dari gerakan gerakan pingpong tapi lebih karena kita tertawa lepas. Mungkin cerita ini tidak berarti saat kalian baca sekarang, tapi akan sangat tertawa baca, 1 tahun, 2 tahun, atau saat kita semua sudah punya anak dan kehidupan masing masing. Cerita itu, cerita kita semua, mungkin benar arti kata KMTF, Keluarga Mahasiswa Teknik Fisika, karena aku benar benar meraskan kekeluargaan itu.
 Duet maut hal KMTF, kalian bisa search di Youtube, lebih heboh dari pada Sinta Jojo, hahaha
 Sesi makan makan, yang paling ditunggu, hahaha, Itu leben udah yang bungkus ke dua makannya,.
 Kalau lagi sibuk, ngurusi para alumni, semua ada didepan laptop masing - masing,.
Nah, lagi stress, gag ada alumni yang confirm, main pingpong biar sehat, Juaranya Helmi dan Aku, hahaha
Satu hal yang pasti, terima kasih para alumni, terima kasih, atas support, kritik saran yang luar biasa buat kami semua di TRACER ALUMNI. Maaf jikalau ini semua terlalu berlebihan atau ada kata yang sangat tidak sopan. Saya masih belajar dan saya harap kita semua disini juga sama sama belajar. Terima kasih semuanya, aku, dan aku harap semua yang ada tracer alumni merindukan masa masa ini, hehehehe.
GOOD LUCK, TEKNIK FISIKA!
GOOD LUCK!

Selamat Tahun Baru 2011

Akhir tahun 2010 ini aku habiskan didalam bis, kenapa itu bisa terjadi, yah, sekitar pukul 14.30 WIB saya sedang meluncur ke Sidoarjo dari Jogja. Ini tak lepas karena kesibukanku yang begitu padat sepanjang bulan Desember yang membuat aku harus beristriahat sebentar, dan tentunya aku ingin sekali rasanya bersama keluarga. Sepanjang perjalanan dari Jogja ke Sidoarjo, jalanan sangat macet, paham aku, saat itu sedang orang hilir mudik untuk menghabiskan hari terakhir di tahun 2010. Kalau aku sendiri cerita tentang tahun 2010, tahun ini begitu banyak rintangan, begitu banyak halangan, dan banyak sekali perjuangan yang harus aku lakukan. Dan terlepas dari itu, wajar jikalau semua orang tumpah ruah dijalanan memeriahkan akhir tahun 2010. Sekitar 9 jam perjalanan ditempuh, karena memang aku menaiki bis. 
 
Sesampai di Sidoarjo, kondisi sudah lemah, sangat lemah, menempuh perjalanan 9 jam, setiba di Terminal, kondisi berubah, kebetulan sesampai di Sidoarjo waktu telah menunjukkan sekitar jam 12 malam kurang 15 menit, artinya 15 menit lagi akan memasuki tahun 2011. Sepanjang 15 menit tersebut, waktu berlalu ditengah keramaian orang yang tumpah ruah dijalan, yang semua orang ingin menyaksikan malam pergantian tahun, jalanan pusat kota sidoarjo macet total, praktis tidak bergerak, bayangkan sepanjang 15 menit aku hanya bisa bergerak tak lebih dari 500 meter. Sepanjang jalannan macet dengan riuh terompet dan langit yang berwarna dengan kilauan kembang api, disertai bunyi kendaraan yang bergerak. Sungguh sesuatu yang tak pernah aku bayangkan, terlepas dari itu semua, akhirnya, kita memang telah sampai di ujung tahun ini, tahun 2010. Dan sekarang tiba saatnya dengan tahun yang baru 2011, tentunya dengan semangat yang baru dan hal yang baru lagi. Semoga kemeriahan malam tahun baru 2010, tidak hanya sekedar seremonial yang setelah itu selesai, dan 2011 berjalan tanpa perubahan. Yang kita harapkan, setiap waktu ada hal yang harus berubah dari diri kita, termasuk diri saya, hahahaha. Mengakhiri tulisan ini, sebuah kata yang aku sampaikan, 
"Tak ada nikmat tuhan yang luar biasa, selain waktu"
Bersyukrulah kita semua bisa menikmati malam tersebut, karena tentu mungkin orang lain tidak bisa menikmatai ini, seperti yang kita nikmati sekarang, dan aku nikmati, hehehe.
"Jangan pernah sia - siakan waktu, dan lakukan perubahan yang positif untuk lingkungan"
Selamat Tahun baru 2011.